Pembukaan KPP (Kursus Para Profesi) Keterampilan Menjahit Garmen, Di LPK HAS, Cicurug Sukabumi
“ Ulah waka Gaya… “ (jangan dulu gaya (red)) itu yang dikatakan Camat Cicurug saat membuka acara KPP di LPK HAS Cicurug, dalam sambutannya pemegang wilayah Cicurug itu menyarankan agar para peserta yang mengikuti kursus ini setelah bekerja dan menerima gaji jangan mengutamakan “Gaya”.
Bukan rahasia umum bahwa para pekerja yang seharian bekerja dengan durasi 8 bahkan 10 jam sehari hanya mementingkan pembelian HP yang up to date atau barang-barang elektronik lainnya bahkan kendaraaan bermotor walau harus “ngutang”, sehingga gaji yang ada habis dipakai dengan hal yang sebetulnya “terlalu dipaksakan”. Mengapa hal ini dibahas...?
Program KPP adalah suatu program pemerintah untuk mengatasi penganguran, dengan jalan memberikan pelatihan keterampilan kepada warga masyarakat yang memenuhi kriteria dan setelah mendapat pelatihan akan langsung disalurkan di Dunia Kerja.
Program ini akan sangat membantu warga masyarakat yang membutuhkan karena akan membantu meningkatkan kesejahteraan hidupnya selain mendapat pelatihan Gratis mereka langsung akan mempunyai penghasilan, namun kenyataannya kesempatan yang telah ada terkadang disia-siakan begitu saja.
Beberapa kasus sering terjadi pada para pekerja di Cicurug, karena “tidak mau kalah gengsi” mereka termakan ego-nya sehingga tanpa pertimbangan matang mereka mengambil cicilan atau kreditan barang-barang elektronik atau kendaraan bermotor yang dilua kemampuannya, sehingga “besar pasak dari pada tiang”.
Hal tersebut berpengaruh terhadap kinerja mereka diperusahaan, kurang disiplin karena memikirkan beban hutang yang harus ditanggung, karena dirasa dapat merugikan perusahaan maka terjadilah PHK. Kejadian inilah yang digambarkan Pak Camat yang murah senyum itu, beliau tidak mau peserta KPP ini terjebak dalam lingkaran setan tersebut. Bahkan Beliau lebih menyarankan hidup sederhana namun cukup segalanya, serta tidak lupa tetap berusaha dan selalu berdo’a.
Dalam kesempatan ini hadir juga Kepala SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) Kabupaten Sukabumi Dra Aning Karwati, M.Pd. beliau juga memberikan masukan agar para peserta tetap harus selalu belajar, terus mengembangkan bakat dan keterampilannya. “Jangan berhenti sampai disini, mumpung masih Muda” begitu kata Kepala SKB yang merupakan ibu dari lembaga PNF. Beliau juga terus memberikan semangat kepada para peserta agar tidak putus sekolah walaupun sudah bekerja (yang mengikuti program ini kebanyakan adalah lulusan SLTP bahkan masih ada yang tidak lulus SD) menurut beliau juga dengan pendidikan akan meningkatkan derajat diri dan bangsa secara umum, selain itu agar kita menjadi bangsa yang tidak tertinggal.
KPP ini diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Pendidikan Non Formal dan Informal (PPPNFI) Regional II Jayagiri, Direktorat Jenderal Pendidikan Non Formal Informal yang didanai melalui mekanisme blockgrant bekerjasama dengan lembaga keterampilan yang terpilih.
Menurut ketua penyelenggara LPK HAS Ny.Tuminah, KPP yang diselenggarakan ini dibatasi dengan kriteria usia 15-30 tahun yang belum bekerja dengan sasaran warga belajar Paket B (setara SLTP) dan Paket C (setara SMU). Program ini ditujukan untuk 50 peserta namun kenyataannya karena animo yang sangat besar akhirnya dengan kebijakan penyelengara peserta yang diikutsertakan berjumlah 65 orang , akan tetapi Penyelengara tidak khawatir karena sudah mempunyai Job Order dengan beberapa perusahaan Garmen di wilayah Cicurug untuk mempekerjakan lulusannya di perusahaan tersebut, para peserta beruntung akan langsung disalurkan pada perusahaan garmen yang sudah berkerjasama dengan LPK HAS karena itu Penyelengara mengharapkan setiap peserta KPP yang nantinya telah bekerja jangan membuat masalah dan tetap harus menjaga nama baik Lembaga.
Selamat kepada peserta KPP Program Keterampilan Menjahit Garmen di LPK HAS Cicurug yang terpilih, gunakan kesempatan dengan baik, terus kembangkan diri jangan mau tertinggal….. dan “Jangan Lupa Kacang pada Kulitnya”
Penulis :( C’Thea / pimpinan LPK Nesscera ) e-mail: chiethea@yahoo.com
Media Komunikasi
Labels
- Avira Antivir (1)
- Bakorwil3 Bogor (1)
- Bupati resmikan PAUD (1)
- Buta aksara (1)
- Hardiknas 2008 (1)
- Idul fitri (1)
- Ijazah Paket C (1)
- Irjen Monev di Smi (1)
- Jambore di Pasundan (1)
- Jambore Sukabumi (1)
- Kabid buka bersama (1)
- LPK Nesscera (2)
- Pelatihan LPK (1)
- Pembinaan Kabid PNF (1)
- Pengelola kursus profesional (1)
- Penilik hadapi era globalisasi (1)
- Perpustakaan online (1)
- Pilosofi PNF (1)
- Pokja Penilik Dikmas (1)
- Rapat koordinasi Kabid (1)
- Sosialisasi P2PNFI (1)
- Standar Mutu Paud (1)
- TBM Ad-da'wah (1)
- Tujuan PNF (1)
- Ulah waka loba gaya (1)
- UNPK Setara (1)
- Usulan BUP Penilik (1)
- Visitasi KF (1)
Jumat, 2008 November 14
“ Terus Belajar….. Ulah Waka Loba Gaya !!!!” Pesan Camat Cicurug kepada peserta KPP
Diposkan oleh
PENILIK
di
18:50
0
komentar
Label: Ulah waka loba gaya
Selasa, 2008 November 11
Mengenal Situs Komunitas dan Perpustakaan Online
Apabila anda ingin mengetahui Komunitas dan Perpustakaan online yang bertujuan untuk menjadi tempat berkumpul dan berbagi para netter Indonesia. Di situs ini terdapat aneka ragam artikel berbagai tema yang dapat anda baca serta terdapat juga forum komunitas bagi anda yang ingin berinteraksi dengan sesama anggota situs ini. Diharapkan situs ini mampu menjadi wadah menuangkan kreatifitas yang bersifat positif untuk memajukan internet Indonesia serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Silahkan anda masuk sekarang
Diposkan oleh
PENILIK
di
10:56
0
komentar
Label: Perpustakaan online
Memperbarui Lisensi Avira Antivir Personal Free Edition
Bagi Pengguna Antivirus Avira Antivir Personal (Free Edition/ Classic Edition), beberapa hari terakhir ini meskipun sudah di update, mungkin mendapatkan keterangan bahwa antivirus tersebut hanya berlaku (valid) sampai 30/11/2008. Ditandai dengan icon peringatan (warning) yang berwarna kuning.
Silahkan diperiksa periode lisensinya. Meskipun versi gratis (free edition), tetapi tetap ada masa berlakunya, yang biasanya kurang dari 1 tahun. Kemudian apa efeknya dan bagaimana mengatasi masalah lisensi ini ?
Baca selengkapnya
Diposkan oleh
PENILIK
di
10:56
0
komentar
Label: Avira Antivir
Rabu, 2008 November 05
Tim Ditjen Dikmas PNFI Depdiknas Jakarta Visitasi ke 5 lembaga PNF di Kab.Sukabumi monev program KF lanjutan tahun 2008 dan sekaligus akad perjanjian
Rabu 5 Nopember 2008 Kabupaten Sukabumi kedatangan tamu dari Ditjen Dikmas PNFI Depdiknas Jakarta Sofwan,M.Pd dengan maksud visitasi monitoring dan evaluasi rencana program KF lanjutan tahun 2008, sasaran yang akan di monitoring sebanyak 5 lembaga penyelenggara yaitu PKBM Ad-da’wah Cicurug, PKBM Riyadul Mubtadiin Cicurug, Yayasan Al-Istiqomatul Amanah Cicurug, PKBM Al-Falah Parakansalak dan Yayasan LSM At’taawun Cicantayan Sukabumi. Sebelum visitasi ke 5 lokasi lembaga penyelenggara, atas kesepakatan 5 pengelola bertemu terlebih dahulu di PKBM Ad-da’wah Cicurug untuk menerima arahan dari Sofwan selaku Visitator, dari ke 5 pengelola yang hadir adalah Usup Supriatna Ketua PKBM Ad-da'wah, Aep Saepudin,S.IP Ketua PKBM Riyadul Mubtadiin, Ati Hendrawati Ketua Pengelola dari Yayasan Al Istiqomatul Amanah didampingi Muchtar Sopandi (Ketua Yayasan), Tian Kristian Ketua PKBM Al-Falah dan Baban Sobandi,S.Pd. Ketua Yayasan LSM At’taawun juga pada pertemuan tersebut dihadiri Penilik Dikmas Kecamatan Cicurug Supriatna,SE. Disela sambutannya Sofwan mengatakan tujuan Visitasi ini adalah untuk membuktikan sejauhmana keseriusan 5 calon pengelola pengusul dana block grant program pendidikan Keaksaraan Fungsional (KF) lanjutan tahun 2008 yang di usulkan melalui Dikmas PNFI Depdiknas dan sekaligus bagaimana segala persiapannya. Selanjutnya Sofwan menyampaikan selamat kepada 5 Penyelenggara PNF yang mendapat kepercayaan untuk mengelola dana block grant program KF lanjutan tahun 2008, namun mohon maaf tidak semuanya dipenuhi sesuai yang diusulkan karena menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia, dan Visitator pesan kepada 5 pengelola, laksanakan program sesuai rencana dan penuh tanggungjawab, jadilah penyelenggara sebagai motivator bagi warga belajar serta manfaatkan target pembelajaran yang optimal sehingga dengan harapan tujuan dan sasaran pendidikan KF lanjutan ini dapat tercapai dan berhasil yang optimal. Setelah itu dilaksanakan pengisian Format Visitasi oleh 5 pengelola, dilanjutkan penandatanganan akad perjanjian pelaksanaan program pendidikan KF lanjutan untuk tahun 2008. Acara pertemuan selesai pukul 18.00 setelah menunaikan ibadah solat Magrib Sofwan didampingi Penilik Dikmas Kecamatan Cicurug Supriatna,SE, dan Ketua PKBM Ad-da’wah Usup Supriatna bersama-sama mengunjungi lokasi PKBM Riyadul Mubtadiin dan Yayasan Istiqomatul Amanah Desa Purwasari, setelah itu sedianya Sofwan bermaksud melanjutkan kunjungan ke PKBM Al-Falah Parakansalak dan Yayasan LSM At’taawun Cicantayan mengingat waktu sudah malam untuk kedua lembaga yang belum dikunjungi akan dilaksanakan diwaktu yang akan datang.



Diposkan oleh
PENILIK
di
22:42
0
komentar
Label: Visitasi KF
Minggu, 2008 November 02
Perguruan Tinggi Tolak Ijazah Paket C dapat dituntut
Kepada warga masyarakat yang memiliki ijazah paket C setara SMA terus ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi jangan khawatir selama dapat berkompetensi maju terus…, sebab apabila ada Perguruan Tinggi yang menolak Ijazah paket C dapat DITUNTUT dengan alasan mendiskriminasi warga negara untuk memperoleh hak asasinya atas pendidikan. baca selengkapnya
Diposkan oleh
PENILIK
di
10:53
0
komentar
Label: Ijazah Paket C
Tujuan pembangunan pendidikan non-formal
1.Masyarakat memperoleh layanan PAUD yang bermutu, adil dan merata dalam menyiapkan anak didik dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
2.Masyarakat/penduduk buta aksara dewasa (15 tahun ke atas) dapat memperoleh/mengikuti program pendidikan keaksaraan fungsional secara efektif, efisien, dan akuntabel.
3.Masyarakat memperoleh layanan pendidikan kesetaraan yang bermutu, relevan, dan berkelanjutan untuk menunjang penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun dan memperluas akses pendidikan menengah dengan lebih menekankan pada keterampilan fungsional dan kepribadian profesional.
4.Terwujud kelembagaan kursus dan pelaksanaan kursus para-profesi yang bermutu dan berorientasi kecakapan hidup (PKH), khususnya bagi penduduk penganggur usia produktif untuk dapat bekerja dan/atau berusaha secara produktif, mandiri, dan profesional.
5.Masyarakat memperoleh layanan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang semakin luas dan bermutu sebagai wahana peningkatan budaya baca untuk mendorong aksarawan baru dan anggota masyarakat lainnya untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan kecakapan yang berguna bagi kehidupan mereka.
6.Terwujud keadilan gender dalam pelayanan pendidikan melalui peningkatan kesetaraan antara penduduk laki-laki dan perempuan dalam akses, mutu, relevansi, dan tata kelola pemerintahan bidang pendidikan.
7.Terwujud kelembagaan dan unit-unit pelaksana teknis PNF, serta satuan PNF lainnya yang terakreditasi dan mampu memberikan pelayanan pendidikan yang bermutu, efisien, efektif dengan tata kelola yang akuntabel dan transparan.
Referensi : Dirjen PNFI. http://202.127.105.67/?pancadewa=main&id=20070905111257&i=20070918144312
Diposkan oleh
PENILIK
di
10:43
0
komentar
Label: Tujuan PNF
Jumat, 2008 Oktober 31
SKB KABUPATEN SUKABUMI GELAR PELATIHAN BAGI PENGELOLA LPK
Sukabumi, 31 Oktober 2008, Untuk pertama kalinya SKB Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan Pelatihan bagi Pengelola Lembaga Pendidikan Keterampilan (LPK) atau lembaga kursus yang ada di Kabupaten Sukabumi, pelatihan ini diselenggarkan selama 2 hari mulai 31 Oktober – 1 Nopember 2008 bertempat di Ruang Belajar SKB yang diikuti sebanyak 30 orang pengelola LPK dari berbagai jenis pendidikan seperti Komputer diantaranya LPK Nesscera Cicurug sebagai peserta, Menjahit, Tata Rias Pengantin, Bahasa Inggris. Panitia penyelenggara Oma Kostaman,BA dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini mempunyai tujuan memberikan pemahaman terhadap peserta tentang pengelolaan LPK dalam rangka meningkatkan proses dan hasil penyelenggaraan program LPK, materi yang diberikan yaitu Kebijakan PNFI, Pembentukan/perancangan program LPK, Manajemen LPK, Administrasi keuangan LPK, SPEM dan jaringan kemitraan, dan Nara sumbernya didatangkan dari Pusat Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal (P2PNFI) Jayagiri Bandung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukabumi dan dari UPTD SKB Kabupaten Sukabumi, penyelenggaraan pelatihan ini didanai dari anggaran APBD II Kabupaten Sukabumi tahun anggaran 2008.
Setelah Panitia menyampaikan laporan dilanjutkan beberapa sambutan dari pihak yang terkait yang pertama dari Ketua Himpunan Penyelenggara Kursus Indonesia (HIPKI) DPC Kabupaten Sukabumi Dra Santi Sulistia, dalam sambutannya Santi mengucapkan terima kasih kepada Kepala SKB Kabupaten Sukabumi yang dapat menyelenggarakan Pelatihan bagi anggota kami (HIPKI) mohon kedepan semua pengelola LPK di Kabupaten Sukabumi mendapat pelatihan secara merata sebab masih banyak pengelola LPK yang belum mendapat pelatihan. Sambutan kedua disampaikan Ketua Ikatan Penilik Indonesia (IPI) Kabupaten Sukabumi Wowon,M.Pd, salah satu dari sambutannya Ketua IPI memberikan motivasi dan harapan kepada peserta semoga dengan melalui pelatihan ini pengelola LPK kedepan benar-benar menjadi Kompeten, sebab lembaga Kursus merupakan lembaga satuan pendidikan Non Formal yang mencetak orang menjadi terampil, setelah terampil orang akan menjadi potensial, dari berbagai potensi akan dibutuhkan orang yang berimplikasi dari potensi yang dimiliki menjadi orang akan sejahtera bagi dirinya dan dapat bermanfaat bagi orang banyak atau institusi ketika orang berkiprah dilembaga itu, kepada peserta manfaatkan kesempatan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya lanjut Ketua IPI diakhir sambutannya.
Pelatihan ini dibuka dan diresmikan oleh Kepala SKB Kabupaten Sukabumi Dra Aning Karwati,M.Pd, dalam sambutannya Kepala SKB menyampaikan selamat datang dan ucapan terima kasih kepada peserta, pelatihan ini terselenggara salah satunya realisasi dari aspirasi permohonan para pengelola LPK yang mengharapkan adanya pembinaan dan pelatihan bagi pengelola LPK, alhamdulillah pelatihan ini dapat terselenggara pada hari ini (31 Oktober 2008) namun baru mampu mengundang sebanyak 30 pengelola LPK dari jumlah LPK di Kabupaten Sukabumi sampai saat ini sebanyak 102 LPK. semoga kedepan Sukabumi ada perubahan melalui berbagai pembinaan, pelatihan PTKPNF lanjut Aning dalam sambutannya, dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim penyelenggaraan pelatihan bagi pengelola LPK di Kabupaten Sukabumi secara resmi dibuka. ….! Dan pada acara pembukaan juga dihadiri Kasi Dikmas Hj.Trinani, S.Pd. mewakili Kepala Bidang PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukabumi sekaligus Trinani memberikan materi tentang Kebijakan PNF dan program LPK di Kabupaten Sukabumi. Sukses buat SKB Kabupaten Sukabumi.



Diposkan oleh
PENILIK
di
20:06
0
komentar
Label: Pelatihan LPK
Link terkait
Program Kerja IPI Kab Sukabumi
- Sosialisasi program PTKPNF
- Temuwicara bersama IPI pusat dg DPR RI Komisi X
- Mendukung Usul BUP & Tunjangan Penilik
- Panitia UNPK paket A,B dan C
- Membentuk Pokja Penilik PAUD, Dikmas, dan Kesetaraan
- Koordinasi dg Kabid PNF, Forum PTKPNF, IPI Pusat, SKB
- Official Jambore Tk.Propinsi
- Pembinaan kepada anggota
- Membahas program kerja Forum PTKPNF
- Menyusun Anjab Penilik
- Lokakarya PTKPNF
Informasi Beasiswa
Link Situs Pemda dan UU

My blog is worth $0.00.
How much is your blog worth?





