Jejak Info
Senin, 17 Desember 2007 18:59:03
FGD Kesetaraan lintas regional 2007
Kategori: Umum (1177 kali dibaca)
Surabaya: "sampai sekarang belum ada model yang berciri khas BPPLSP. Masih sering sama atau mirip dengan model buatan BPKB/ UPT PKB, sehingga perlu diadakan pertemuan yang akan merumuskan model BPPLSP yang benar-benar beda dengan buatan BPKB, agar bisa menjadi model unggulan yang berkualitas untuk kemudian diangkat sebagai model PLS tingkat nasional . Karena, apa yang dipresentasikan, baik hasil pengembangan model, kajian dan media pembelajaran masih ada kemiripan dengan model-model yang dikembangkan oleh BPKB"
Demikian antara lain komentar dari Meidelina, staf Dit.PTK-PNF yang disampaikan dalam kegiatan Focus Group Discusion (FGD) program kesetaraan lintas regional yang dilaksanakan di Batu, Malang, Jawa Timur tanggal 6 – 9 Desember 2007.
Kegiatan yang di gelar di Hotel Asida ini dihadiri oleh pamong belajar dari BPPLSP regional I Medan, Regional II Bandung, Regional III Semarang,Regional IV Surabaya dan Regional V Makasar. Masing-masing memaparkan hasil pengembangan model, kajian dan media pembelajaran sesuai kreativitas dan karakteristik dareah masing-masing. Seperti model Kelas Berjalan, KTSP program kesetaraan, Pembinaan Musyawarah Tutor Mata Pelajaran, e-learning kesetaraan berbasis internet dan Home schooling.
Semua didiskusikan sebagai upaya tukar informasi untuk memperluas wawasan mengenai pengembangan model, kajian dan media pembelajaran serta merumuskan isue-isue strategis sebagai bahan masukan perumusan kebijakan tingkat nasional tahun 2008.
Dalam kesempatan lain, Cecep, wakil dari direktorat kesetaraan juga menyinggung tentang perlunya melakukan sosialisasi yang lebih gencar dengan dukungan dana, dan jangan hanya di tingkat pejabat saja, tetapi juga kepada mereka yang langsung menangani program di lapangan . Cecep pun juga menyoroti masalah ijasah kesetaraan yang lambat turunnya, sehingga perlu dibenahi, untuk itulah pamong belajar yang berkecimpung dalam kesetaraan memberi masukan kepada direktorat. Selain itu dia pun mengomentari tentang konsep Satuan Kredit Kompetensi (SKK) yang masih berbenturan dengan sistem ujian nasional yang masih menginduk ke UNAS sekolah formal dimana waktunya sudah di tentukan.
Supriono, konsultan BPPLSP regional IV pada sesi penegasan, mengharapkan, kedepan, hendaknya BPPLSP yang seharusnya sudah berubah nama menjadi BPNFI, dalam menyusun model pendidikan non formal tidak sekedar melakukan replikasi semata, hal ini mengingat BPPLSP merupakan pembawa dan penjaga mutu serta inovasi program PNF, sehingga upaya meningkatkan profesionalisme pun perlu terus dilakukan lewat berbagai diklat yang difasilitasi oleh direktorat kesetaraan untuk mengembangkan jati diri dan kompetensi progam kesetaraan yang semakin hari semakin di toleh oleh masyarakat luas, apalagi sejak adanya hak eligibilitas bagi pendidikan kesetaraan. Kejar paket menjadi primadona PNF yang bisa menyelamatkan para siswa yang gagal unas.
Di akhir kegiatan FGD, berhasil dirumuskan beberapa rekomendasi, diantaranya, yang menarik adalah peserta forum bersepakat untuk membangun mailing list maupun membuat weblog kesetaraan berbasis internet sebagai ajang berdiskusi, mempererat tali silaturahim dan tukar informasi melalui dunia maya. [ebas]
(ika)
Demikian antara lain komentar dari Meidelina, staf Dit.PTK-PNF yang disampaikan dalam kegiatan Focus Group Discusion (FGD) program kesetaraan lintas regional yang dilaksanakan di Batu, Malang, Jawa Timur tanggal 6 – 9 Desember 2007.
Kegiatan yang di gelar di Hotel Asida ini dihadiri oleh pamong belajar dari BPPLSP regional I Medan, Regional II Bandung, Regional III Semarang,Regional IV Surabaya dan Regional V Makasar. Masing-masing memaparkan hasil pengembangan model, kajian dan media pembelajaran sesuai kreativitas dan karakteristik dareah masing-masing. Seperti model Kelas Berjalan, KTSP program kesetaraan, Pembinaan Musyawarah Tutor Mata Pelajaran, e-learning kesetaraan berbasis internet dan Home schooling.
Semua didiskusikan sebagai upaya tukar informasi untuk memperluas wawasan mengenai pengembangan model, kajian dan media pembelajaran serta merumuskan isue-isue strategis sebagai bahan masukan perumusan kebijakan tingkat nasional tahun 2008.
Dalam kesempatan lain, Cecep, wakil dari direktorat kesetaraan juga menyinggung tentang perlunya melakukan sosialisasi yang lebih gencar dengan dukungan dana, dan jangan hanya di tingkat pejabat saja, tetapi juga kepada mereka yang langsung menangani program di lapangan . Cecep pun juga menyoroti masalah ijasah kesetaraan yang lambat turunnya, sehingga perlu dibenahi, untuk itulah pamong belajar yang berkecimpung dalam kesetaraan memberi masukan kepada direktorat. Selain itu dia pun mengomentari tentang konsep Satuan Kredit Kompetensi (SKK) yang masih berbenturan dengan sistem ujian nasional yang masih menginduk ke UNAS sekolah formal dimana waktunya sudah di tentukan.
Supriono, konsultan BPPLSP regional IV pada sesi penegasan, mengharapkan, kedepan, hendaknya BPPLSP yang seharusnya sudah berubah nama menjadi BPNFI, dalam menyusun model pendidikan non formal tidak sekedar melakukan replikasi semata, hal ini mengingat BPPLSP merupakan pembawa dan penjaga mutu serta inovasi program PNF, sehingga upaya meningkatkan profesionalisme pun perlu terus dilakukan lewat berbagai diklat yang difasilitasi oleh direktorat kesetaraan untuk mengembangkan jati diri dan kompetensi progam kesetaraan yang semakin hari semakin di toleh oleh masyarakat luas, apalagi sejak adanya hak eligibilitas bagi pendidikan kesetaraan. Kejar paket menjadi primadona PNF yang bisa menyelamatkan para siswa yang gagal unas.
Di akhir kegiatan FGD, berhasil dirumuskan beberapa rekomendasi, diantaranya, yang menarik adalah peserta forum bersepakat untuk membangun mailing list maupun membuat weblog kesetaraan berbasis internet sebagai ajang berdiskusi, mempererat tali silaturahim dan tukar informasi melalui dunia maya. [ebas]
(ika)
Komentar Terkini (3 komentar)
- zanoto, Kamis, 25 September 2008 07:31:03
wah sayang kegiatan FGD di Kuta Bali tidak diliput oleh pak edi basuki. padahal disana suasana da... - sadid, Sabtu, 29 Desember 2007 11:21:41
semoga kesepakatan dan keputusan yang dilahirkan segera direaslisasikan, bukan hanya sebatas waca... - agus, Sabtu, 22 Desember 2007 06:44:21
bravo kesetaraan, smoga maling list nya cepet jadi ntar aku ikutan dong, kan aku juga tutor keset...









