Jejak Info
Senin, 11 Agustus 2008 12:46:38
Diklat
Implementasi Pedagogi & Andragogi
Kategori: Liputan Khusus (1404 kali dibaca)
Pembukaan diklat pada kamis kemarin (7/8) dibuka oleh Dirjen PNFI, HAmid Muhammad, Ph.D dan dihadiri pula oleh Direktur Pembinaan Kursus & Kelembagaan, Kepala P2PNFI, Ketua HISPPI dan Direktur PTK-PNF.
Dalam pengarahan pada pembukaan, Dirjen PNFI mengatakan bahwa ada kondisi minimal agar kursus bisa berjalan dgn baik, diantaranya: 1.Adanya instruktur yg mempunyai kompetensi yg baik; 2.Mempunyai sarana-prasana yg layak untuk menjalankan kursus; 3.Dikelola dgn baik(manajemen yg baik).
Hamid juga mengatakan 3 hal yg harus dikuasai oleh Instruktur Kursus yaitu:
1.Harus menguasai substansi yg diajarkan
2.Metodologi penyampaian
3.Menguasai cara menilai (assasment)
"program kerja ini dapat berjalan dengan baik (bukan hanya substansi, media tetapi Pendidik dan Tenaga Kependidikannya juga merupakan bagian dr program bekerja ini). Bisa membuat anak didik menguasai skill dan kompetensi." harapan Dirjen PNFI diakhir pengarahannya.
Kemarin (10/8) para peserta diklat mengunjungi bazar di BP-PNFI Reg. III Ungaran, kemudian pada malam harinya mengikuti acara puncak dari Jambore, yaitu Gebyar 1000 PTK-PNF dimana seluruh PTK-PNF dari berbagai jenis kegiatan berkumpul di Balai Diponegoro, Ungaran.
Acara Gebyar tersebut dihadiri oleh Mendiknas, Dirjen PMPTK, Dirjen PNFI, para Direktur di lingkungan Ditjen PMPTK, Gubernur Jawa Tengah, Kepala P2PNFI dan 1000 PTK-PNF. Gebyar tersebut adalah pengumuman pemenang lomba Jambore oleh Mendiknas, dimana yang menjadi Juara Umum dari provinsi Jawa Tengah dan DI. Yogyakarta.
Dan hari ini, diklat implementasi pedagogi dan andragogi telah ditutup. Penutupan ini dihadiri oleh Kasubdit Pendidik PNF, Drs. Nasruddin, Ketua HISPPI Pusat dan para Kasi subdit Pendidik PNF. Pada acara penutupan, HISPPI Pusat dan Direktorat PTK-PNF memberikan kenang-kenangan pada 6 peserta terbaik.
Harapan Kasubdit Pendidik PNF pada pengarahannya, agar para instruktur kursus yang mengikuti diklat ini dapat mengimplementasikan apa yang telah diterima ke daerahnya masing-masing. "Ilmu yang telah diterima akan sangat berguna jika ilmu tersebut diamalkan dan jika tidak diamalkan ibarat pohon tanpa buah," ujar Drs. Nasruddin pada akhir pengarahannya. (ika)
Komentar Terkini (5 komentar)
- Didi Karyadi, Rabu, 13 Agustus 2008 16:00:32
Terimakasih kepada Fasilitator, Panitia dan tentunya kepada rekan se Tanah Air yang telah banyak ... - Andre Maure, Rabu, 13 Agustus 2008 11:53:32
Dear all, Saya Andre Maure, peserta diklat dari Bali. Melalui ini saya ingin mengucapkan terim... - aliwafa, Selasa, 12 Agustus 2008 11:21:18
SELAMAT & SUKSES atas terselenggarakannya TOT DIKLAT PEDAGOGI DAN ANDRAGOGI se indonesia semo... - Andre Maure, Selasa, 12 Agustus 2008 11:01:03
Dear all, Saya Andre Maure, peserta diklat dari Bali. Melalui ini saya ingin mengucapkan terim... - Andre Maure, Selasa, 12 Agustus 2008 10:54:35
Dear all, Saya Andre Maure, peserta diklat dari Bali. Melalui ini saya ingin mengucapkan terim...









